🌻Diary Kebaikan | Part 5🌻
Cilacap, 29 Oktober 2021
👭 Mentraktir Sahabat 👭
Kali ini dengan judul yang sama pada part sebelumnya. Hanya saja orangnya yang berbeda. Oiya aku mau kenalin sahabat aku yang kali ini. Dia perempuan yang sebenarnya aku kenal sejak SMP. Namun, dulu belum terlalu kenal amat hanya sebatas tetangga kelas dan kita pernah ikut lomba bareng mewakili sekolah di tingkat kabupaten. Siapa sangka, ternyata dia se SMA lagi dengan aku dan yeahhh kita masuk dalam satu organisasi, MPK namanya. Dari situlah hubungan kita semakin akrab, dan aku merasa kalau dia sefrekuensi sama aku, aku sering curhat sama dia cause dia tempat ternyaman buat cerita disaat aku butuh tempat untuk bercerita. Thanks u my bestie💕
Hari ini tepat h+1 ulang tahunku, lewat pesan whatsapp dia bilang padaku kalo mau main kerumah nanti sore. Kita emang udah jarang bertemu, jarang banget!!!! Its okeilah mungkin emang lagi masanya kita sibuk dengan urusan masing-masing. Kalau aku mau ajak dia main, katanya dia jarang punya waktu free. Jadi, ya aku mau menghargai dia aja. Dan kalau dia ngabarin lagi free dan mau main, rasanya seneng banget aaaa😭
Tadi sore beneran dong, dia jadi kerumah. Ternyata dia bawa bingkisan gaisss.. Dan isinya adalah sekotak roti brownis berwarna red velvet. Cantik bangetttttt dan ternyata selang berapa saat dia mengeluarkan lilin berwarna merah (semacam lilin di gong xi fa cai ya😂😂) berbentuk sebuah angka menyerupai angka 1 dan 9... And thats it usia aku saat ini ahahahahahh, itu roti ulang tahun looo ternyata. Saat itu kita berbincang-bincang lagi setelah sekian lamanya. Waktu udah hampir menjelang maghrib dan karena ini dadakan jadi aku tidak menyuguhkan makanan apapun kepadanya hanya segelas air putih huhu maafin. Untuk gantinya karena aku merasa ngga enak, akhirnya aku tawarin mau ngga makan diluar aja hehe, kebetulan dirumah lagi ngga ada makanan😢awalnya dia nolak karena baginya itu ngga masalah, palah dia merasa ngrepotin. Heee siapa yg ngerepotin siapa haduhhh. Setelah aku paksa paksa dan aku lobi lobi akhirnya dia mau. Yeay, setelah solat maghrib aku izin sama Ibu sekalian sahabatku ini juga izin pamit mau langsung pulang setelah makan malam di luar, kebetulan arah rumah makannya emang searah sama rumahnya.
Diwaktu makan malam diluar itu, ada rasa kebahagiaan tersendiri karena selain aku bisa sedikit berbagi dengan dia, sekaligus sebagai quality time dengan sahabatku ini kita banyak bercerita rasanya udah seneng banget banget banget kaya melepas kerinduan aaaaaa😂
Komentar
Posting Komentar